(0362) 21146
kominfosanti@bulelengkab.go.id
Dinas Komunikasi, Informatika, Persandian dan Statistik

Dinas Kominfosanti Buleleng Ikuti Apel TTIS Sektor Administrasi Pemerintah Tahun Anggaran 2026

Admin kominfosanti | 25 Mei 2026 | 47 kali

Pemerintah Kabupaten Buleleng terus memperkuat kesiapsiagaan menghadapi ancaman keamanan siber melalui keikutsertaan dalam Apel Tim Tanggap Insiden Siber (TTIS) Sektor Administrasi Pemerintahan Tahun Anggaran 2026 yang diselenggarakan oleh Badan Siber dan Sandi Negara melalui Deputi Bidang Keamanan Siber dan Sandi Pemerintahan dan Pembangunan Manusia.

Kegiatan tersebut diikuti oleh personel Tim Tanggap Insiden Siber yang telah teregistrasi pada tahun 2025 dari instansi pemerintah pusat maupun daerah. Dinas Kominfosanti Kabupaten Buleleng turut berpartisipasi dalam kegiatan tersebut melalui Kepala Bidang Persandian dan Statistik, Komang Ery Marta Pariata secara virtual.

Pelaksanaan apel menjadi bagian dari upaya koordinasi sekaligus peningkatan kesiapsiagaan tim dalam menghadapi berbagai potensi ancaman keamanan siber di sektor administrasi pemerintahan. Kegiatan ini juga menjadi forum penguatan sinergi antaranggota TTIS untuk memperkuat sistem keamanan informasi di lingkungan pemerintahan.

Dalam agenda kegiatan, peserta menerima pemaparan materi bertema “Potensi Ancaman Publikasi Video Pesta Babi Papua terhadap Situasi Keamanan Siber di Sektor Administrasi Pemerintahan”. Materi tersebut disampaikan sebagai langkah peningkatan kewaspadaan terhadap penyebaran konten digital yang berpotensi memicu gangguan keamanan informasi, disinformasi, maupun ancaman terhadap stabilitas sistem elektronik pemerintahan.

Selain itu, dua narasumber dari Badan Siber dan Sandi Negara juga memaparkan hasil identifikasi kerentanan Common Vulnerabilities and Exposures (CVE) di sektor administrasi pemerintahan. Dari hasil pemantauan ditemukan sebanyak 34.368 indikasi kerentanan, termasuk publikasi data kredensial seperti rincian web service, username, dan password sebanyak 7.870 data mentah pada website dengan domain .go.id.

Menindaklanjuti hal tersebut, BSSN merekomendasikan sejumlah langkah pengamanan yang dapat diterapkan pemerintah daerah, di antaranya melakukan identifikasi aset digital secara berkala, memperkuat konfigurasi jaringan dan kontrol akses, melakukan pemantauan dan pemulihan sistem secara berkelanjutan, serta membatasi akses ke server sesuai kebutuhan dan kewenangan.

Melalui kegiatan ini diharapkan pemahaman peserta terhadap potensi ancaman siber semakin meningkat, termasuk kemampuan melakukan deteksi dini dan penanganan insiden keamanan informasi. Selain itu, koordinasi antaranggota Tim Tanggap Insiden Siber di sektor administrasi pemerintahan diharapkan semakin solid guna mendukung keamanan sistem elektronik pemerintahan yang aman, andal, dan berkelanjutan di Kabupaten Buleleng.