Guna memperkuat pemahaman dan kesiapsiagaan terhadap keamanan informasi, Pemerintah Kabupaten Buleleng melalui Dinas Komunikasi, Informatika, Persandian dan Statistik (Diskominfosanti) mengikuti kegiatan daring Webinar Sandikamimania Series #72, Selasa (26/5). Webinar kali ini mengusung tema krusial, “Security Analyst: Dari Threat Landscape hingga Implementasi Artificial Intelligence (AI) dalam Security Operations Center (SOC)”.
Kegiatan berskala regional yang diselenggarakan oleh Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Jawa Barat ini diikuti secara virtual oleh staf Bidang Persandian dan Statistik Diskominfosanti Kabupaten Buleleng, yang diwakili oleh Pengelola Layanan Operasional, I Putu Toni Aryadi, A.Md.
Webinar dibuka secara resmi oleh Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Jawa Barat, Dr. Adi Komar, S.STP., M.Si. Dalam sambutannya, ia menggarisbawahi bahwa resiliensi atau ketahanan siber di masa depan akan sangat bergantung pada sejauh mana organisasi mampu memanfaatkan teknologi Artificial Intelligence (AI).
"Teknologi AI dinilai mampu mendukung deteksi ancaman secara proaktif sebelum menimbulkan dampak signifikan terhadap sistem maupun layanan digital. Otomatisasi berbasis AI juga mempercepat proses identifikasi dan respons terhadap insiden siber secara lebih efektif dan efisien," ujar Adi Komar.
Lebih lanjut, ia menambahkan bahwa pemanfaatan AI akan membantu proses pengambilan keputusan keamanan secara cepat dan berbasis data. Kendati teknologi berkembang pesat, pondasi utama keamanan siber tetap berada pada kolaborasi antara teknologi modern dan Sumber Daya Manusia (SDM) yang kompeten. Peningkatan kapasitas SDM inilah yang menjadi kunci utama dalam mendukung penguatan keamanan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE).
Webinar series #72 ini menghadirkan dua narasumber kompeten di bidangnya. Materi pertama dibawakan oleh Didik Hardiyanto, S.ST., M.T., selaku perwakilan dari Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) dengan topik “Postur dan Ekosistem Keamanan Siber Nasional Indonesia”. Dalam paparannya, Didik menjelaskan potret terkini keamanan siber nasional, dinamika tantangan ancaman siber yang terus berevolusi, serta pentingnya membangun sinergi antarinstansi guna menciptakan ekosistem siber yang kuat dan berkelanjutan.
Sementara itu, materi kedua dipaparkan oleh Muhamad Adhisyanda Aditya dari Inixindo Bandung dengan judul “Panduan Praktis Security Analyst: Dari Dasar Operasional hingga Integrasi Artificial Intelligence (AI) di Security Operations Center (SOC)”. Ia mengupas tuntas peran strategis seorang security analyst, alur proses operasional dalam SOC, hingga taktik implementasi AI untuk mendukung fungsi monitoring, analisis, dan respons cepat terhadap insiden keamanan siber.
Melalui keikutsertaan dalam kegiatan ini, Diskominfosanti Kabupaten Buleleng diharapkan dapat terus memperbarui wawasan mengenai lanskap ancaman siber terkini. Adopsi ilmu terkait operasional SOC berbasis AI ini menjadi modal penting bagi aparatur daerah untuk meningkatkan kesiapsiagaan dalam menjaga integritas dan keamanan informasi di lingkungan Pemerintah Kabupaten Buleleng.