Festival Seni, Adat, dan Budaya (Festasada) resmi dibuka di Taman Bung Karno, Kecamatan Sukasada, Kabupaten Buleleng, Bali, pada Jumat (17/4). Mengusung tema “Abhyudaya”, festival yang berlangsung selama tiga hari ini bertujuan memperkuat pelestarian sekaligus memperkenalkan seni, adat, dan budaya lokal Buleleng. Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Persandian, dan Statistik (Diskominfosanti) Kabupaten Buleleng, I Made Suharta turut hadir dalam pembukaan tersebut.
Beragam pertunjukan seni budaya ditampilkan dalam festival ini, mulai dari pawai budaya, baleganjur, tari tradisional, hingga pertunjukan bondres dan berbagai kesenian lainnya. Kegiatan ini akan berlangsung hingga 19 April 2026.
Bupati Buleleng, I Nyoman Sutjidra, secara resmi membuka Festasada bersama jajaran Pemerintah Kabupaten Buleleng melalui prosesi tradisi ngoncang sebagai simbol pembukaan.
Dalam sambutannya, Bupati Sutjidra menekankan pentingnya memahami, menjaga, dan mengembangkan warisan budaya yang dimiliki oleh masing-masing wilayah kecamatan. Ia menyampaikan bahwa potensi seni, tradisi, dan budaya di setiap kecamatan kerap belum terekspos secara maksimal, padahal memiliki kekayaan yang sangat besar.
Menurutnya, pelaksanaan Festasada menjadi wadah strategis untuk menampilkan ciri khas serta keberagaman tradisi dari masing-masing desa, khususnya di Kecamatan Sukasada, sehingga dapat lebih dikenal oleh masyarakat luas.