Perkuat Upaya Percepatan Penurunan Stunting di Kabupaten Buleleng, DP2KBP3A Launching Program GENTING
Admin kominfosanti | 10 Maret 2025 | 144 kali
Dalam rangka membangun komitmen bersama dan meningkatkan koordinasi dalam menentukan arah pencegahan dan penanganan, serta perbaikan tata kelola percepatan penurunan stunting di Kabupaten Buleleng Tahun 2025, Pemerintah Kabupaten Buleleng melalui Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kabupaten Buleleng melaksanakan Rapat Koordinasi Percepatan Penurunan Stunting dan peluncuran Program Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting (GENTING) yang secara resmi diluncurkan oleh Bupati Buleleng, Nyoman Sutjidra yang digelar di Gedung Wanita Laksmi Graha, Senin (10/3).
Dalam kesempatan tersebut, hadir Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Persandian dan Statistik Kabupaten Buleleng, Ketut Suwarmawan sebagai anggota TPPS (Tim Percepatan Penurunan Stunting) Kabupaten Buleleng, Bidang Perubahan Perilaku Pendampingan Keluarga didampingi oleh Kepala Bidang Persandian dan Statistik, Komang Ery Marta Pariata selaku anggota Bidang Data, Monitoring, Evaluasi dan Knowledge Management.
Kepala Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan, dan Perlindungan Anak (DP2KBP3A) Kabupaten Buleleng, I Nyoman Riang Pustaka, selaku Sekretaris TPPS menyampaikan dalam laporannya bahwa rakor ini bertujuan untuk memperkuat komitmen lintas sektor, merumuskan rencana kerja yang lebih efektif, serta mengoptimalkan pemanfaatan data keluarga sebagai dasar kebijakan percepatan penurunan stunting.
Dalam sambutannya, Bupati Sutjidra mengungkapkan keberhasilan Kabupaten Buleleng dalam menurunkan angka prevalensi stunting dari 22,05% pada 2019 menjadi 6,2% pada 2023. Meskipun demikian, upaya terus dilakukan agar Buleleng bisa terbebas dari stunting sepenuhnya. Salah satu langkah strategis yang diperkenalkan adalah meluncurkan Program GENTING, yang mengajak seluruh pihak untuk menjadi orang tua asuh bagi balita stunting dan keluarga berisiko stunting.
Bupati Sutjidra juga menegaskan bahwa penanganan stunting bukan hanya tanggung jawab Dinas Kesehatan atau Dinas DP2KBP3A semata, melainkan memerlukan komitmen dari seluruh pemangku kepentingan. Pihaknya juga mengapresiasi kerja keras TPPS di tingkat kabupaten, kecamatan, hingga desa/kelurahan yang telah bekerja sama dengan berbagai elemen masyarakat. Ia menegaskan bahwa program percepatan penurunan stunting harus menjadi prioritas dalam perencanaan anggaran daerah.
Dalam Rakor Percepatan Penurunan Stunting ini juga menghadirkan Sekretaris Daerah Kabupaten Buleleng selaku Wakil Ketua 1 TPPS Kabupaten Buleleng, Gede Suyasa, yang menyampaikan pemaparan tentang sinergi percepatan penurunan stunting melalui Program GENTING.