Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Perwakilan Provinsi Bali melaksanakan evaluasi Tata Kelola Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) Triwulan II Tahun 2026 di Kabupaten Buleleng. Kegiatan ini berlangsung melalui forum diskusi kelompok terarah (FGD) bersama sejumlah perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Kabupaten Buleleng, Selasa (28/4).
Dinas Komunikasi, Informatika, Persandian dan Statistik (Kominfosanti) Kabupaten Buleleng turut ambil bagian dalam kegiatan tersebut. Kehadiran Kominfosanti diwakili oleh Kepala Bidang Persandian dan Statistik, Komang Ery Marta Pariata.
Auditor BPKP Bali, Rikky Widyartanto, mengatakan evaluasi ini merupakan agenda rutin yang bertujuan menilai implementasi program pemerintah pusat di daerah. Pada triwulan ini, fokus evaluasi diarahkan pada integrasi DTSEN dengan pelaksanaan program perlindungan sosial di tingkat daerah.
Menurut Rikky, kunjungan lapangan akan dilakukan di sejumlah desa yang telah ditentukan oleh pemerintah pusat. Desa-desa tersebut menjadi lokasi utama penilaian, sementara wilayah lain akan digunakan sebagai pembanding dalam proses evaluasi.
Ia menjelaskan, dari tujuh kecamatan yang ditetapkan, terdapat empat kecamatan yang menjadi prioritas kunjungan. Penentuan desa yang akan ditinjau dibahas lebih lanjut dalam FGD bersama perangkat daerah terkait.
Rikky menegaskan, evaluasi ini tidak dimaksudkan untuk mencari kesalahan, melainkan memberikan gambaran menyeluruh serta rekomendasi konstruktif bagi pemerintah daerah dan pusat.
Evaluasi DTSEN di Buleleng dijadwalkan berlangsung selama tiga minggu. Hasilnya akan disampaikan kepada pemerintah pusat pada akhir Mei 2026 untuk selanjutnya dikonsolidasikan secara nasional.
Melalui partisipasi dalam kegiatan ini, Kominfosanti Buleleng menegaskan komitmennya dalam mendukung penguatan sistem data yang akurat dan terintegrasi sebagai fondasi perumusan kebijakan publik, khususnya dalam upaya penanggulangan kemiskinan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.