Dinas Komunikasi, Informatika, Persandian dan Statistik Kabupaten Buleleng (Diskominfosanti) mengikuti kegiatan Webinar Sandikamimania Series #70 bertajuk “Mudik Aman, Data Nyaman: Jaga Perangkat Sebelum Berangkat” yang diselenggarakan oleh Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Jawa Barat secara daring pada Rabu (11/3). Diskominfosanti Buleleng diwakili oleh Staf Bidang Persandian dan Statistik, Kadek Dedi Kerta Sujaya dan Komang Alit Suarjaya.
Kegiatan webinar diawali dengan sambutan Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Jawa Barat, Mas Adi Komar, S.STP., M.Tr.A.P. Dalam sambutannya, ia menekankan pentingnya meningkatkan kesadaran masyarakat terkait keamanan perangkat dan data digital, khususnya menjelang periode mudik. Ia juga mengingatkan bahwa berbagai potensi ancaman keamanan informasi dapat terjadi ketika masyarakat lengah saat bepergian.
Lebih lanjut disampaikan bahwa melalui webinar ini diharapkan peserta memperoleh pemahaman mengenai langkah-langkah praktis dalam melindungi perangkat, akun, serta data pribadi saat mudik. Selain itu, kegiatan ini juga bertujuan untuk mendorong terbentuknya perilaku digital yang aman sebagai bagian dari budaya kesadaran keamanan informasi di tengah masyarakat.
Menutup sambutannya, Mas Adi Komar menyampaikan bahwa mudik yang nyaman tidak hanya ditentukan oleh kelancaran perjalanan, tetapi juga oleh keamanan data digital yang dimiliki. Ia mengimbau agar masyarakat memperbarui sistem perangkat secara berkala, melakukan pencadangan (backup) data, serta berhati-hati saat menggunakan jaringan publik guna meminimalkan risiko keamanan digital selama perjalanan. Menjaga perangkat dan data, menurutnya, tidak hanya melindungi diri sendiri, tetapi juga turut menjaga keamanan organisasi dan masyarakat secara luas.
Webinar kemudian dilanjutkan dengan pemaparan materi oleh dua narasumber. Narasumber pertama, Ibnu Try Rosadi, S.Tr.TP., M.Stat., selaku Sandiman Ahli Muda pada Direktorat Keamanan Siber dan Sandi Pemerintah Daerah Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN), menyampaikan materi mengenai kesiapsiagaan keamanan siber nasional menjelang libur Lebaran 2026 dengan tema “Lebaran Berkah, Jangan Kasih Celah”. Dalam paparannya, ia menyoroti pentingnya kewaspadaan terhadap berbagai potensi ancaman siber yang dapat meningkat selama periode libur panjang.
Sementara itu, narasumber kedua, pakar teknologi informasi Onno W. Purbo, Ir., M.Eng., Ph.D., memaparkan materi bertajuk “Jaga Data, Drama Keamanan Digital Bukan Cuma Urusan Hacker”. Ia menjelaskan bahwa saat liburan masyarakat cenderung lebih santai dalam menggunakan perangkat digital, padahal pada saat yang sama ancaman keamanan justru tetap aktif. Oleh karena itu, kesadaran dan kebiasaan menjaga keamanan data menjadi hal penting agar aktivitas digital tetap aman selama masa liburan