Dinas Komunikasi, Informatika, Persandian, dan Statistik (Kominfosanti) Kabupaten Buleleng menggelar Forum Perangkat Daerah Rencana Kerja Dinas Kominfosanti Kabupaten Buleleng Tahun 2027 pada Jumat (27/2). Kegiatan ini dilaksanakan secara hybrid (daring dan luring) bertempat di Ruang BCC Dinas Kominfosanti Kabupaten Buleleng.
Kepala Dinas Kominfosanti Kabupaten Buleleng, Made Suharta, hadir secara luring bersama jajaran pejabat struktural dan fungsional. Turut hadir secara luring beberapa OPD seperti BRIDA Kabupaten Buleleng, Bappeda Kabupaten Buleleng, BKPSDM Kabupaten Buleleng, dan BKAD Kabupaten Buleleng. Peserta lainnya mengikuti kegiatan secara daring.
Dalam paparannya, Made Suharta menegaskan bahwa forum perangkat daerah merupakan momentum strategis untuk menyelaraskan program dan kegiatan Kominfosanti dengan perangkat daerah terkait, hasil Musrenbang RKPD di tingkat kecamatan, serta pokok-pokok pikiran DPRD.
Melalui forum ini, Kadis Suharta ingin memastikan setiap program yang dirancang benar-benar terintegrasi, selaras dengan arah kebijakan daerah, serta mampu menjawab kebutuhan masyarakat di bidang komunikasi dan informatika.
Penyusunan Renja 2027 tetap berpedoman pada Visi pembangunan daerah “Nangun Sat Kerthi Loka Bali” melalui Pola Pembangunan Semesta Berencana dalam Bali Era Baru di Kabupaten Buleleng. Dalam konteks tersebut, Kominfosanti memegang peran strategis dalam mendukung transformasi tata kelola pemerintahan yang kredibel, akuntabel, transparan, serta adaptif terhadap perkembangan teknologi digital.
Sejumlah isu strategis yang menjadi perhatian antara lain belum optimalnya pengelolaan informasi publik, penerapan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE), penyelenggaraan statistik sektoral, serta pengamanan informasi pemerintah daerah.
Menjawab tantangan tersebut, Kominfosanti menetapkan sasaran strategis berupa peningkatan keterbukaan informasi publik, penguatan layanan SPBE sesuai standar, peningkatan kualitas data statistik sektoral, serta penguatan sistem persandian dan keamanan informasi.
Untuk Tahun 2027, berbagai program prioritas telah dirancang, di antaranya penguatan diseminasi informasi publik melalui berbagai kanal media, pengembangan aplikasi dan infrastruktur teknologi informasi dan komunikasi, penyusunan serta publikasi data statistik sektoral, hingga pelaksanaan audit keamanan sistem informasi dan edukasi literasi digital bagi perangkat daerah maupun masyarakat.