(0362) 21146
kominfosanti@bulelengkab.go.id
Dinas Komunikasi, Informatika, Persandian dan Statistik

Pemkab Buleleng Targetkan Percepatan Digitalisasi Bansos untuk Penyaluran Lebih Tepat Sasaran

Admin kominfosanti | 09 Juli 2026 | 39 kali

Dinas Komunikasi, Informatika, Persandian dan Statistik (Kominfosanti) Kabupaten Buleleng menghadiri Rapat Percepatan Pelaksanaan Digitalisasi Bantuan Sosial (Bansos) Kabupaten Buleleng yang berlangsung di Ruang Rapat Unit IV Kantor Bupati Buleleng, Kamis (9/7). Kominfosanti diwakili oleh Kepala Bidang Infrastruktur dan Layanan SPBE, Made Kunayanti.


Rapat dibuka oleh Kepala Dinas Sosial P3A Kabupaten Buleleng, I Putu Kariaman Putra. Dalam arahannya, disampaikan bahwa Pemerintah Kabupaten Buleleng tengah mempercepat perluasan digitalisasi bantuan sosial dengan target sasaran sebanyak 269.323 kepala keluarga (KK). Untuk mendukung percepatan tersebut, pemerintah daerah telah menyiapkan 3.371 agen yang terdiri dari SDM Program Keluarga Harapan (PKH), Bhabinkamtibmas, perangkat desa, serta staf perangkat daerah.


Hingga saat ini, capaian pendataan telah mengalami peningkatan signifikan dengan jumlah data yang berhasil diinput mencapai 14.989 KK atau sebesar 5,57 persen. Meski demikian, proses pendataan masih menghadapi sejumlah kendala di lapangan, di antaranya kesalahan pengisian identitas yang masih menggunakan NIP, bukan NIK, keterbatasan jaringan internet di wilayah blank spot, serta adanya kesalahpahaman terkait pemberian honorarium bagi agen di tingkat desa.


Sebagai upaya percepatan, Pemerintah Kabupaten Buleleng telah menerbitkan surat edaran yang mewajibkan seluruh aparatur sipil negara (ASN) untuk melakukan pendaftaran secara mandiri terlebih dahulu, kemudian membantu mendaftarkan masyarakat di lingkungan sekitarnya.


Rapat selanjutnya dipimpin oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Buleleng, Gede Suyasa. Ia menegaskan kepada seluruh pimpinan perangkat daerah dan ASN di lingkungan Pemerintah Kabupaten Buleleng agar segera mendaftarkan diri melalui sistem Identitas Kependudukan Digital (IKD) serta membantu menginput data 15 hingga 20 KK masyarakat di lingkungan masing-masing dalam kurun waktu satu minggu.


Langkah strategis tersebut diharapkan dapat mempercepat validasi data jaminan sosial sehingga penyaluran bantuan sosial dapat lebih tepat sasaran, khususnya bagi masyarakat pada desil 1 hingga desil 5. Selain itu, validasi data juga diharapkan mampu mencegah terjadinya bantuan ganda sekaligus meningkatkan efisiensi penggunaan anggaran daerah.


Selain mendukung pelaksanaan program, Kominfosanti Kabupaten Buleleng juga berperan dalam memperkuat sosialisasi dan publikasi percepatan digitalisasi bansos kepada masyarakat melalui berbagai kanal informasi resmi pemerintah. Upaya ini dilakukan untuk meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai pentingnya pendataan digital, mendorong partisipasi aktif ASN dan masyarakat, serta memastikan informasi yang beredar akurat sehingga pelaksanaan program dapat berjalan optimal.