Dinas Komunikasi, Informatika, Persandian dan Statistik (Kominfosanti) Kabupaten Buleleng terus berupaya meningkatkan kualitas komunikasi publik melalui penguatan kapasitas sumber daya manusia di bidang kehumasan. Salah satu upaya tersebut diwujudkan melalui keikutsertaan dalam Bimbingan Teknis (Bimtek) Penyusunan Konten dan Berita Media Pemerintah yang diselenggarakan oleh Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik (Diskominfos) Provinsi Bali secara daring, Kamis (29/10).
Kominfosanti Buleleng diwakili oleh Kepala Bidang Pengelolaan dan Layanan Informasi Publik (PLIP), Gusde Mahardika, bersama staf. Kegiatan dibuka oleh Sekretaris Dinas Kominfos Provinsi Bali, Gusti Ngurah Kama Wijaya, dengan mengusung tema “Meningkatkan Kualitas Sumber Daya Manusia Kehumasan Pemerintah untuk Transformasi Informasi Konten Kreatif dan Berita yang Menarik, Akurat, dan Berdampak”.
Bimtek ini bertujuan meningkatkan kompetensi aparatur kehumasan di lingkungan Pemerintah Provinsi Bali dan pemerintah kabupaten/kota, khususnya dalam mengolah informasi pemerintahan menjadi konten digital dan berita yang menarik, akurat, serta mudah dipahami masyarakat.
Dalam kegiatan tersebut, peserta mendapatkan materi dari dua narasumber yang membahas kreativitas konten digital dan penerapan kaidah jurnalistik dalam komunikasi pemerintahan.
Narasumber pertama, I Gusti Ngurah Wiweka Utama, praktisi konten kreatif dari Kota Denpasar, menyampaikan materi mengenai praktik pembuatan konten untuk media pemerintah. Ia menekankan bahwa konten yang baik tidak cukup hanya menarik secara visual, tetapi juga harus mampu menyampaikan pesan yang jelas dan berdampak, memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Menurutnya, keberhasilan komunikasi digital pemerintah tidak semata-mata diukur dari jumlah tayangan atau viralitas konten, melainkan dari sejauh mana informasi tersebut mampu meningkatkan pemahaman, mendorong partisipasi, dan membangun kepercayaan publik.
Sementara itu, narasumber kedua, I Nyoman Winata, Wakil Ketua Bidang Organisasi Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Provinsi Bali, membawakan materi bertajuk “Birokrat Menjadi Kreator”. Dalam paparannya, ia mengajak aparatur pemerintah untuk lebih adaptif dalam menyampaikan informasi melalui berbagai platform digital, tanpa mengabaikan prinsip akurasi, transparansi, dan kaidah jurnalistik.
Ia juga menekankan pentingnya kemampuan mengemas informasi pemerintahan dengan bahasa yang komunikatif dan mudah dipahami. Dengan penyajian yang tepat, informasi mengenai program, kebijakan, dan pelayanan pemerintah dapat tersampaikan secara lebih efektif kepada masyarakat.
Melalui kegiatan ini, Kominfosanti Buleleng diharapkan dapat terus mengembangkan kualitas konten dan pemberitaan pada media resmi pemerintah, baik dari sisi kreativitas, ketepatan informasi, maupun relevansi pesan yang disampaikan. Peningkatan kompetensi kehumasan ini menjadi bagian dari komitmen Kominfosanti Buleleng dalam mewujudkan komunikasi publik yang informatif, transparan, dan responsif, sekaligus memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap penyelenggaraan pemerintahan.