(0362) 21146
kominfosanti@bulelengkab.go.id
Dinas Komunikasi, Informatika, Persandian dan Statistik

Hari Jadi ke-68 Bali, Buleleng Teguhkan Semangat Maju Tanpa Kehilangan Jati Diri

Admin kominfosanti | 14 Agustus 2026 | 28 kali

Peringatan Hari Jadi ke-68 Provinsi Bali menjadi momentum bagi Pemerintah Kabupaten Buleleng untuk meneguhkan semangat membangun Bali yang maju tanpa kehilangan jati diri, adat, budaya, serta nilai-nilai perjuangan para pendahulu.

Pesan tersebut mengemuka dalam rangkaian kegiatan yang dihadiri Bupati Buleleng, I Nyoman Sutjidra, Jumat (14/8). Kegiatan berlangsung di Loby Atiti Wisma Kantor Bupati Buleleng dan dilanjutkan dengan pertemuan bersama para veteran serta keluarga pejuang kemerdekaan di Taman Makam Pahlawan (TMP) Qurastana, Singaraja. Dalam kegiatan tersebut juga dihadiri oleh Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Persandian dan Statistik (Kominfosanti) Kabupaten Buleleng, Made Suharta.

Dalam upacara Hari Jadi ke-68 Provinsi Bali, Bupati Sutjidra membacakan sambutan Gubernur Bali yang menekankan bahwa peringatan hari jadi bukan sekadar seremoni, tetapi momentum refleksi terhadap perjalanan pembangunan Bali sekaligus penghormatan kepada para pendahulu.

“Peringatan Hari Jadi ke-68 ini hendaknya tidak hanya dimaknai sebagai seremoni tahunan, tetapi juga sebagai ruang refleksi atas perjalanan pembangunan Bali serta bentuk penghormatan terhadap jasa para pendahulu yang telah meletakkan fondasi bagi kehidupan masyarakat Bali hingga saat ini,” ujar Sutjidra.

Di tengah perkembangan teknologi, ekonomi dan dinamika global, Bali dituntut terus beradaptasi tanpa kehilangan akar budaya. Adat, tradisi, seni dan budaya harus tetap hidup serta menjadi kekuatan dalam membangun Bali yang kreatif, mandiri, harmonis dan berdaya saing. Semangat ini sejalan dengan Nangun Sat Kerthi Loka Bali yang menekankan keseimbangan antara alam, manusia dan kebudayaan.

Semangat menghargai jasa pendahulu juga menjadi bagian penting dalam pertemuan Bupati Sutjidra dengan para veteran dan keluarga pejuang dalam rangka Hari Veteran Nasional ke-77. Ia menegaskan bahwa kemerdekaan yang dinikmati saat ini tidak terlepas dari pengorbanan para pejuang.

“Jasmerah, jangan sekali-kali melupakan sejarah,” tegasnya.

Menurut Sutjidra, jika dahulu perjuangan dilakukan untuk merebut dan mempertahankan kemerdekaan, maka perjuangan generasi saat ini adalah mempersiapkan generasi muda agar mampu menghadapi tantangan masa depan dengan tetap memiliki karakter, semangat gotong royong dan kecintaan terhadap tanah air.

Sebagai bentuk kepedulian, Pemerintah Kabupaten Buleleng juga menyerahkan 32 paket sembako kepada veteran dan keluarga pejuang. Bantuan tersebut menjadi bentuk penghargaan sekaligus komitmen pemerintah daerah untuk terus memberikan perhatian kepada keluarga besar veteran.

Rangkaian kegiatan ini menegaskan satu pesan penting: kemajuan harus berjalan bersama dengan pelestarian budaya dan penghormatan terhadap sejarah. Generasi saat ini memiliki tanggung jawab untuk meneruskan perjuangan para pendahulu melalui pendidikan, kreativitas, inovasi dan penguasaan teknologi, tanpa kehilangan jati diri Bali.

Maju bersama, beradaptasi dengan zaman, tetapi tetap berakar pada budaya dan tidak melupakan sejarah.