Terpilihnya Gede Supriatna secara aklamasi sebagai Ketua Umum (Ketum) KONI Kabupaten Buleleng Masa Bakti 2025–2029 menjadi momentum penting bagi kebangkitan dunia olahraga Buleleng. Pelantikan Pengurus KONI Kabupaten Buleleng tersebut berlangsung di Lobby Atiti Wisma Kantor Bupati Buleleng, Rabu (7/1), dan dihadiri oleh Ketua Umum KONI Provinsi Bali I Gusti Ngurah Oka Darmawan, jajaran Forkopimda, pimpinan perangkat daerah, termasuk Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Persandian dan Statistik (Kominfosanti) Kabupaten Buleleng, Made Suharta.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati Buleleng I Nyoman Sutjidra menegaskan pentingnya peran kepengurusan KONI yang baru dalam meningkatkan prestasi olahraga daerah. Terlebih, Kabupaten Buleleng akan menjadi tuan rumah Pekan Olahraga Provinsi (PORPROV) Bali Tahun 2027, sehingga diperlukan persiapan yang matang, terarah, dan berkelanjutan sejak dini.
Harapan besar masyarakat terhadap kebangkitan prestasi olahraga Buleleng menjadi tanggung jawab bersama seluruh elemen, mulai dari pemerintah daerah, KONI, cabang olahraga, hingga atlet dan pelatih. Dengan semangat baru dan susunan kepengurusan yang solid, Buleleng diharapkan mampu meningkatkan capaian prestasi serta merebut kembali posisi yang lebih baik pada ajang PORPROV Bali mendatang.
Sebagai Ketua Umum KONI Buleleng yang baru, Gede Supriatna menyampaikan komitmen tinggi dalam menjalankan amanah untuk memajukan olahraga Buleleng. Ke depan, KONI Buleleng akan melakukan pemetaan dan penguatan terhadap cabang-cabang olahraga unggulan agar pembinaan dapat berjalan lebih fokus, efektif, dan berorientasi pada prestasi. Pembinaan atlet usia dini dan regenerasi atlet juga menjadi perhatian utama, termasuk upaya memperjuangkan kesejahteraan atlet dan pelatih.
Sementara itu, Ketua Umum KONI Provinsi Bali I Gusti Ngurah Oka Darmawan dalam arahannya menekankan pentingnya komitmen kepengurusan KONI Buleleng dalam menjalankan organisasi secara profesional dengan tetap berpedoman pada Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART). Hal tersebut dinilai menjadi kunci agar organisasi dapat berjalan efektif dan efisien.
Lebih lanjut disampaikan, keberadaan KONI memiliki peran strategis dalam menjaga harkat dan martabat bangsa melalui peningkatan prestasi olahraga. Oleh karena itu, pembinaan atlet secara berkelanjutan, berjenjang, dan terencana merupakan sebuah keharusan. Atlet berprestasi tidak lahir secara instan, melainkan melalui proses panjang yang membutuhkan konsistensi, dukungan, dan sinergi dari seluruh pihak terkait