Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Dinas Kominfosanti Kabupaten Buleleng, Ny. Jasmani Suharta, bersama unsur anggota DWP lainnya menghadiri pertemuan rutin DWP Kabupaten Buleleng yang diisi dengan sosialisasi pencegahan dan penanganan kekerasan pada anak serta pengenalan inovasi BESTIE Buleleng (Bersama Edukasi Sebaya, Tumbuhkan Inspirasi dan Empati) dari Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kabupaten Buleleng bertempat di Gedung PLUT Singaraja, Senin (12/10).
Dalam kegiatan tersebut, seluruh anggota mendapatkan edukasi mengenai berbagai bentuk kekerasan terhadap anak, mulai dari kekerasan fisik, emosional, seksual, penelantaran hingga eksploitasi. Sosialisasi ini juga menekankan pentingnya peran orang tua dalam membangun komunikasi terbuka dengan anak serta memberikan pemahaman tentang cara melindungi diri dari tindakan kekerasan.
Ketua DWP Kabupaten Buleleng, Ny. Dewi Suyasa, menyampaikan bahwa sosialisasi ini sangat bermanfaat untuk meningkatkan pemahaman anggota DWP dalam mendampingi dan mengawasi anak di lingkungan keluarga. Ia berharap edukasi serupa dapat terus dilaksanakan di berbagai instansi, sekolah, dan unsur DWP agar informasi pencegahan kekerasan terhadap anak semakin luas menjangkau masyarakat.
Sementara itu, narasumber dari Dinsos P3A Kabupaten Buleleng, Putu Agustini, menjelaskan inovasi BESTIE Buleleng, sebuah upaya pencegahan kekerasan terhadap anak dengan melibatkan remaja sebagai tutor sebaya untuk menumbuhkan empati dan kepedulian terhadap sesama. Program ini dilaksanakan melalui tutor sebaya, layanan WhatsApp, serta sinergi dengan lembaga terkait.
Masyarakat yang membutuhkan informasi atau layanan terkait pencegahan kekerasan pada anak dapat menghubungi WhatsApp BESTIE Buleleng di nomor 0821-312-5468.
Melalui kegiatan ini, seluruh anggota DWP diharapkan semakin aktif mendukung upaya perlindungan anak dengan membangun keluarga yang peduli, meningkatkan kewaspadaan, serta menciptakan lingkungan yang aman bagi tumbuh kembang anak.