Dinas Komunikasi, Informatika, Persandian dan Statistik (Kominfosanti) Kabupaten Buleleng menyatakan kesiapan mendukung pelaksanaan Buleleng Festival 2026 melalui penguatan strategi komunikasi publik yang terintegrasi. Komitmen tersebut mengemuka dalam rapat perdana persiapan Buleleng Festival yang digelar di Rumah Jabatan Bupati Buleleng, Kamis, (16/7).
Rapat yang dipimpin Bupati Buleleng Nyoman Sutjidra tersebut dihadiri seluruh perangkat daerah itu menjadi langkah awal menyusun konsep pelaksanaan sekaligus membagi peran masing-masing OPD agar penyelenggaraan Buleleng Festival tahun ini berlangsung lebih terkoordinasi dan mampu menjangkau masyarakat secara luas.
Kepala Dinas Kominfosanti Kabupaten Buleleng Made Suharta, didampingi Kepala Bidang Pengelolaan Komunikasi Publik I Putu Suryada Santhi, menegaskan Kominfosanti akan mengemban sejumlah tugas strategis dalam mendukung suksesnya festival.
Selain menyiapkan publikasi melalui berbagai kanal media dan media sosial pemerintah, Kominfosanti juga bertanggung jawab menghadirkan layanan live streaming pada agenda-agenda utama sehingga masyarakat yang tidak dapat hadir secara langsung tetap bisa mengikuti rangkaian kegiatan Buleleng Festival.
Untuk memperluas jangkauan informasi, Kominfosanti juga akan mengoptimalkan siaran keliling sebagai media penyebarluasan informasi kepada masyarakat di berbagai wilayah. Langkah tersebut diharapkan mampu meningkatkan partisipasi masyarakat sekaligus memastikan informasi mengenai jadwal dan rangkaian kegiatan festival tersampaikan secara merata.
Di sisi lain, Kominfosanti juga akan memfasilitasi pelaksanaan jumpa pers bersama media massa sebagai sarana penyampaian informasi resmi mengenai persiapan, pelaksanaan, hingga capaian Buleleng Festival. Melalui sinergi dengan insan pers, publik diharapkan memperoleh informasi yang akurat, cepat, dan terpercaya.
Tak hanya itu, Kominfosanti kembali dipercaya mengoordinasikan penyelenggaraan Buleleng Digital Expo (BDE), sebuah ruang pameran yang menampilkan berbagai inovasi digital, transformasi pelayanan publik, implementasi Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE), serta karya inovatif dari perangkat daerah, komunitas, lembaga pendidikan, hingga pelaku ekonomi kreatif berbasis teknologi.
Kadis Suharta menilai BDE menjadi bagian penting dalam memperkenalkan transformasi digital yang tengah dibangun Pemerintah Kabupaten Buleleng sekaligus membuka ruang kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, dan pelaku industri digital.