Pemerintah Kabupaten Buleleng melalui Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) menyelenggarakan Bimbingan Teknis Penyusunan Human Capital Development Plan (HCDP) di Hotel Aneka Lovina, Selasa (10/2). Kegiatan ini dihadiri oleh Kepala Sub Bagian Umum dan Keuangan Dinas Komunikasi, Informatika, Persandian, dan Statistik Kabupaten Buleleng, Gede Hari Satria Wibawa Argapa, S.Pd., M.A.P.
Pengembangan kompetensi Aparatur Sipil Negara (ASN) menjadi kunci utama dalam mewujudkan birokrasi yang profesional, berkinerja tinggi, dan berkarakter. Hal ini sejalan dengan amanat Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2023 tentang ASN yang menekankan pentingnya pembelajaran berkelanjutan agar kompetensi pegawai tetap relevan dengan tuntutan organisasi.
Ke depan, pengembangan kompetensi ASN diarahkan melalui pendekatan sistem pembelajaran terintegrasi atau Corporate University (Corpu), sebagaimana diatur dalam Peraturan Lembaga Administrasi Negara Nomor 6 Tahun 2023. Melalui Corpu, pengembangan kompetensi tidak lagi hanya berfokus pada pemenuhan jumlah Jam Pelajaran (JP), tetapi juga pada relevansi pembelajaran dengan kebutuhan pekerjaan, kinerja, serta pencapaian visi dan misi organisasi.
Penerapan Corpu mendorong keterlibatan seluruh elemen organisasi dalam proses pengembangan kompetensi yang terintegrasi dengan sasaran kinerja pegawai, hasil penilaian kinerja, serta asesmen kompetensi. Setiap perangkat daerah diharapkan mampu menyusun perencanaan pengembangan kompetensi hingga pada level individu melalui Individual Development Plan yang terintegrasi dengan Sasaran Kinerja Pegawai (SKP).
Kepala BKPSDM Kabupaten Buleleng, I Made Dwi Adnyana, S.STP., M.A.P., menyampaikan bahwa Bimtek HCDP yang berlangsung selama tiga hari ini difokuskan pada perencanaan kebutuhan pegawai dan formasi yang sesuai dengan kebutuhan organisasi serta penyusunan program pengembangan kompetensi yang tepat dan relevan.
Melalui kegiatan ini, diharapkan terbangun kolaborasi seluruh perangkat daerah dalam implementasi HCDP Tahun 2026, guna mencetak ASN yang kompeten, profesional, dan kapabel sesuai dengan kebutuhan teknis dan arah strategis organisasi.