Pemerintah Kabupaten Buleleng menegaskan komitmennya dalam memastikan pengelolaan dana pendidikan berjalan efektif, efisien, transparan, dan akuntabel. Hal tersebut disampaikan Bupati Buleleng I Nyoman Sutjidra saat menghadiri Entry Meeting pemeriksaan kinerja pendahuluan atas pengelolaan dana pendidikan oleh BPK Perwakilan Provinsi Bali, di Ruang Rapat Kantor Bupati Buleleng, Rabu (9/9).
Dalam kegiatan tersebut turut hadir Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Persandian dan Statistik (Kominfosanti) Kabupaten Buleleng Made Suharta bersama pimpinan perangkat daerah terkait.
Bupati Sutjidra mengatakan, pemeriksaan BPK menjadi momentum penting untuk mengevaluasi sekaligus memperbaiki tata kelola pendanaan pendidikan di Kabupaten Buleleng.
“Pemeriksaan ini menjadi ruang evaluasi dan pembelajaran untuk meningkatkan kualitas tata kelola keuangan serta kinerja program pendidikan,” tegasnya.
Bupati Sutjidra juga meminta seluruh perangkat daerah terkait memberikan dukungan penuh kepada tim pemeriksa dengan menyiapkan data dan dokumen secara transparan, akurat, dan tepat waktu.
Kepala BPK Perwakilan Provinsi Bali, I Gusti Ngurah Satria Perwira sangat mengapresiasi perhatian Bupati Buleleng terhadap pengelolaan dana pendidikan. Ia menilai, digitalisasi dan penguatan tata kelola dana pendidikan memiliki potensi besar untuk meningkatkan efektivitas pengelolaan anggaran. Salah satunya terlihat dari program Bantuan Operasional Sekolah (BOS) Kinerja dan Afirmasi.
Selain entry meeting pemeriksaan kinerja, BPK Perwakilan Provinsi Bali juga menyerahkan Laporan Pemantauan Penyelesaian Kerugian Negara/Daerah Semester I Tahun 2026 kepada Pemerintah Kabupaten Buleleng sebagai bagian dari penguatan tindak lanjut hasil pemeriksaan dan penyelesaian kerugian daerah maupun negara.