(0362) 21146
kominfosanti@bulelengkab.go.id
Dinas Komunikasi, Informatika, Persandian dan Statistik

Kominfosanti Buleleng Dampingi Awak Media Studi Komparasi ke Banyuwangi, Pelajari Strategi Branding Daerah hingga Transformasi Digital

Admin kominfosanti | 10 Juni 2026 | 35 kali

Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Persandian, dan Statistik (Kominfosanti) Kabupaten Buleleng bersama jajaran mendampingi puluhan awak media cetak dan elektronik dalam kegiatan studi komparasi ke Pemerintah Kabupaten Banyuwangi, Selasa (10/6). Kunjungan ini bertujuan memperkuat sinergi pemerintah daerah dan media sekaligus mempelajari berbagai inovasi yang berhasil mengantarkan Banyuwangi menjadi daerah berdaya saing dan berprestasi di tingkat nasional.


Rombongan diterima langsung oleh Sekretaris Dinas Komunikasi, Informatika, dan Persandian Kabupaten Banyuwangi, Rahmawati Setyoardini, di Lobby Kantor Bupati Banyuwangi. Dalam paparannya, Rahmawati menjelaskan perjalanan Banyuwangi yang berhasil bertransformasi dari daerah yang dahulu kerap dilekatkan dengan stigma mistis menjadi salah satu kabupaten yang dikenal melalui kemajuan sektor pariwisata, ekonomi kreatif, pelayanan publik, dan tata kelola pemerintahan yang inovatif.


Menurutnya, identitas Banyuwangi saat ini tidak lepas dari keberhasilan membangun branding daerah melalui slogan “The Sunrise of Java”, yang menggambarkan posisi Banyuwangi sebagai wilayah paling timur di Pulau Jawa sekaligus daerah pertama yang menerima sinar matahari setiap hari. “Branding ini bukan sekadar slogan, tetapi menjadi filosofi masyarakat Banyuwangi untuk selalu bergerak lebih awal, bekerja keras, dan terus berinovasi,” ungkap Rahmawati.


Selain itu, Banyuwangi juga mengembangkan branding “Majestic Banyuwangi” yang lahir dari kajian bersama konsultan internasional dengan fasilitasi Kementerian Pariwisata. Branding tersebut merepresentasikan kekayaan alam dan budaya Banyuwangi yang membentang dari kawasan pegunungan, Kawah Ijen, hingga pesisir dan lautan.


Dalam kesempatan tersebut, Rahmawati juga memaparkan bagaimana Pemerintah Kabupaten Banyuwangi secara konsisten mengemas potensi daerah melalui berbagai agenda unggulan seperti Banyuwangi Festival (B-Fest), pelestarian budaya Gandrung, hingga promosi digital yang berkelanjutan. Upaya tersebut berhasil meningkatkan kunjungan wisatawan sekaligus memperkuat citra Banyuwangi di tingkat nasional maupun internasional.


Tidak hanya sektor pariwisata, Banyuwangi juga terus melakukan pembenahan tata kelola pemerintahan dengan memanfaatkan teknologi digital untuk menghadirkan layanan publik yang cepat, mudah, dan transparan. Berbagai inovasi seperti program jaminan sosial Kanggo Riko serta layanan digital Klik Sekati menjadi contoh transformasi pelayanan yang berorientasi pada kebutuhan masyarakat.


Sementara itu, Kepala Dinas Kominfosanti Kabupaten Buleleng Made Suharta menyampaikan bahwa kunjungan ini menjadi kesempatan berharga untuk mempelajari praktik-praktik terbaik yang telah diterapkan Banyuwangi, khususnya dalam membangun branding daerah, pengelolaan komunikasi publik, serta pemanfaatan teknologi digital dalam pelayanan pemerintahan.


Melalui studi komparasi ini, diharapkan terbangun pertukaran pengalaman dan wawasan yang dapat menjadi inspirasi dalam memperkuat pembangunan daerah, meningkatkan kualitas pelayanan publik, serta mengoptimalkan peran media sebagai mitra strategis pemerintah dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat.