(0362) 21146
kominfosanti@bulelengkab.go.id
Dinas Komunikasi, Informatika, Persandian dan Statistik

Bupati Sutjidra Buka Lomba Kreasi Pangan Lokal 2026, Dorong Inovasi dan Penguatan Ekonomi Daerah

Admin kominfosanti | 20 Agustus 2026 | 44 kali

Bupati Buleleng I Nyoman Sutjidra secara resmi membuka Lomba Kreasi Pangan Lokal Buleleng Tahun 2026 yang digelar dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia. Kegiatan berlangsung di Wantilan Praja Winangun, Kamis (20/8).

Lomba Kreasi Pangan Lokal Tahun 2026 menjadi salah satu upaya Pemerintah Kabupaten Buleleng dalam memperkuat ketahanan pangan daerah melalui percepatan penganekaragaman konsumsi pangan berbasis potensi sumber daya lokal. Hal tersebut disampaikan Bupati Buleleng I Nyoman Sutjidra dalam sambutannya saat membuka kegiatan.

Bupati Sutjidra menyampaikan apresiasi kepada Dinas Pertanian, Ketahanan Pangan dan Perikanan Kabupaten Buleleng yang berkolaborasi dengan Indonesian Chef Association (ICA) BPC Buleleng, panitia, dewan juri, sponsor, mitra kerja, serta seluruh peserta yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan tersebut.

Menurutnya, lomba tersebut tidak sekadar menjadi ajang kompetisi memasak, tetapi juga menjadi ruang untuk memperkenalkan, mengembangkan, dan meningkatkan nilai tambah pangan lokal. Masyarakat didorong untuk semakin mengenal, mencintai, mengonsumsi, serta mengembangkan pangan lokal sebagai bagian dari budaya hidup sehat sekaligus penguatan ekonomi daerah.

Kabupaten Buleleng memiliki beragam potensi sumber daya pangan, mulai dari umbi-umbian, buah-buahan, hasil pertanian, peternakan, hingga perikanan. Potensi tersebut, kata Bupati, perlu dimanfaatkan secara optimal dan diolah menjadi produk yang inovatif, memiliki cita rasa yang baik, aman dikonsumsi, bernilai gizi, serta memiliki daya saing di pasar.

Bupati juga menyambut baik tema lomba tahun ini yang mengangkat pangan lokal, khususnya pemanfaatan sukun sebagai salah satu komoditas unggulan serta inovasi kuliner berbasis kekayaan kuliner khas Buleleng. Menurutnya, hal tersebut menunjukkan bahwa pangan lokal dapat dikembangkan menjadi produk modern tanpa meninggalkan identitas budaya daerah.

Kepada para peserta yang terdiri dari pelaku usaha kuliner maupun pelajar SMA/SMK, Bupati Sutjidra berpesan agar menjadikan lomba sebagai sarana belajar, berbagi pengalaman, meningkatkan kreativitas, dan membangun jejaring usaha. Ia berharap inovasi yang dihasilkan mampu meningkatkan nilai tambah komoditas lokal, membuka peluang usaha, menciptakan lapangan kerja, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat Buleleng.

Lebih lanjut, Bupati berharap hasil kreasi yang lahir dari lomba tidak berhenti sebagai produk kompetisi, tetapi dapat dikembangkan menjadi produk unggulan Kabupaten Buleleng yang mampu dipasarkan secara luas melalui UMKM, industri kuliner, sektor pariwisata, maupun platform digital.

Pemerintah Kabupaten Buleleng, lanjutnya, akan terus berkomitmen mendukung pengembangan pangan lokal melalui pemberdayaan petani, penguatan UMKM pangan, peningkatan keamanan pangan, serta promosi produk lokal agar semakin dikenal masyarakat luas.

Dalam kegiatan tersebut, Dinas Komunikasi, Informatika, Persandian dan Statistik (Kominfosanti) Kabupaten Buleleng turut hadir melalui Kasubag Umum dan keuangan, Gede Hari Satria Wibawa Argapa. Kehadiran tersebut menjadi bentuk partisipasi dan dukungan dalam rangka menyukseskan pelaksanaan kegiatan Pemerintah Kabupaten Buleleng

Menutup sambutannya, Bupati Sutjidra berharap Lomba Kreasi Pangan Lokal Buleleng Tahun 2026 dapat menjadi momentum untuk membangun semangat inovasi, memperkuat kecintaan terhadap pangan lokal, serta mendorong lahirnya wirausaha-wirausaha baru yang mampu mengangkat nama Kabupaten Buleleng. Lomba tersebut kemudian secara resmi dinyatakan dibuka oleh Bupati Buleleng dengan simbolis menghidupkan kompor.