Sebagai wujud nyata keberlanjutan Perjanjian Kerjasama (PKS) antara Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Buleleng dengan Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKes) Buleleng, Tim Peneliti STIKes Buleleng menyelenggarakan kegiatan sosialisasi dan penyamaan persepsi terkait penanganan kasus perundungan di satuan pendidikan SD dan SMP. Kegiatan ini berlangsung pada Senin (15/6) bertempat di Ruang Aula 2 STIKes Buleleng.
Pelaksanaan kegiatan ini juga menegaskan pentingnya sinergi bersama dalam menekan angka perundungan di lingkungan sekolah melalui pemanfaatan dan penerapan sistem rujukan pelaporan kasus perundungan aplikasi SIAP (Sistem Informasi Anti Perundungan) dengan bersinergi secara pentahelix bersama lintas sektor terkait, guna menciptakan lingkungan sekolah yang aman, nyaman, dan inklusif.
Fokus utama dari pertemuan ini adalah melakukan pemutakhiran Standard Operating Procedure (SOP) serta pengenalan sistem rujukan hotline. Melalui penyamaan persepsi ini, diharapkan pihak sekolah memiliki panduan dan batasan yang jelas mengenai penanganan kasus secara internal. Dengan demikian, jika ditemukan kasus perundungan kategori berat yang tidak dapat diakomodasi di internal sekolah, lintas sektor terkait dapat segera mengambil alih dan memberikan penanganan khusus yang responsif, berkepastian hukum, serta ramah anak.
Dinas Komunikasi, Informatika, Persandian, dan Statistik (Kominfosanti) Kabupaten Buleleng yang hadir diwakili oleh Kepala Bidang Pengelolaan dan Layanan Informasi Publik, Gusde Mahardika, dalam program ini, memegang peran dan kewenangan strategis dalam hal dukungan integrasi sistem, penjaminan keamanan data, serta pengembangan infrastruktur IT. Intervensi teknologi ini memastikan bahwa data pelaporan tersimpan dengan aman dan rahasia, sekaligus memastikan sistem rujukan hotline dapat diakses secara cepat dan stabil oleh seluruh pemangku kepentingan.
Melalui penguatan komitmen lintas sektor dan integrasi teknologi aplikasi SIAP ini, Pemerintah Kabupaten Buleleng bersama STIKes Buleleng berharap dapat mewujudkan ekosistem pendidikan yang aman dan menyenangkan demi masa depan generasi muda di Kabupaten Buleleng.