(0362) 21146
kominfosanti@bulelengkab.go.id
Dinas Komunikasi, Informatika, Persandian dan Statistik

Perkuat Pemerintahan yang Transparan dan Akuntabel, Sekdis Kominfosanti Buleleng Hadiri Sosialisasi Aplikasi PERISAI

Admin kominfosanti | 22 Oktober 2026 | 33 kali

Dalam upaya memperkuat tata kelola pemerintahan yang efektif, transparan, dan akuntabel, Inspektorat Kabupaten Buleleng mendorong pemanfaatan Pengelolaan Risiko Berbasis Aplikasi (Perisai). Inovasi digital ini diharapkan dapat membantu perangkat daerah mengidentifikasi potensi permasalahan sejak dini serta memastikan langkah pengendalian risiko dilaksanakan secara terukur dan sistematis.


Hal tersebut disampaikan Sekretaris Inspektorat Daerah Kabupaten Buleleng, Ni Made Susi Adnyani, saat memimpin sosialisasi aplikasi Perisai di Ruang Rapat Unit IV, Kamis (22/10). Kegiatan tersebut turut dihadiri Sekretaris Dinas Komunikasi, Informatika, Persandian, dan Statistik (Kominfosanti) Kabupaten Buleleng, Made Hadi Saputra, bersama Penelaah Teknis Kebijakan Dinas Kominfosanti Buleleng, Ni Putu Liana Stanel Andini.


Dalam sosialisasi tersebut, Susi Adnyani menekankan bahwa inovasi digital yang dikembangkan harus mampu memberikan manfaat nyata dan diterapkan secara konsisten. Menurutnya, keberhasilan sebuah inovasi tidak hanya ditentukan oleh ketersediaan aplikasi, tetapi juga oleh komitmen para pengguna dalam mengimplementasikannya.


Melalui kegiatan ini, perangkat daerah diharapkan tidak sekadar memahami penggunaan teknologi, tetapi juga menjadikan pengelolaan risiko sebagai bagian dari budaya kerja dalam meningkatkan kualitas tata kelola pemerintahan.


Lebih lanjut, Susi menjelaskan bahwa pengelolaan risiko memiliki keterkaitan erat dengan penilaian Sistem Pengendalian Intern Pemerintah (SPIP) Terintegrasi. Penilaian tersebut mencakup beberapa aspek, di antaranya SPIP, Indeks Manajemen Risiko, dan Indeks Efektivitas Pengendalian Korupsi.


Ia menambahkan bahwa pengelolaan risiko tidak berhenti pada tahap identifikasi. Setiap risiko perlu dinilai, ditetapkan langkah pengendaliannya, dilaksanakan sesuai rencana, serta dievaluasi untuk mengetahui efektivitas upaya pengendalian yang telah dilakukan.


Melalui aplikasi Perisai, perangkat daerah diharapkan dapat mendokumentasikan seluruh tahapan pengelolaan risiko secara lebih tertib, mulai dari identifikasi dan penilaian risiko, penyusunan Rencana Tindak Pengendalian (RTP), hingga pemantauan dan evaluasi pelaksanaannya.


Dengan pemanfaatan aplikasi Perisai secara optimal serta dukungan komitmen seluruh perangkat daerah, diharapkan pengelolaan risiko dapat berjalan lebih mudah, sistematis, dan berkelanjutan. Langkah ini sekaligus menjadi bagian dari upaya mewujudkan pemerintahan yang semakin berkualitas, berintegritas, transparan, dan akuntabel serta berorientasi pada pencapaian sasaran pembangunan daerah.