Penguatan kewaspadaan dini menjadi langkah penting dalam menjaga stabilitas dan kondusivitas daerah. Mendukung upaya tersebut, Dinas Komunikasi, Informatika, Persandian dan Statistik (Kominfosanti) Kabupaten Buleleng turut berpartisipasi dalam Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM) sekaligus pengembangan inovasi SATYA DASI yang digagas Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Buleleng.
Kegiatan tersebut dibuka langsung oleh Kepala Badan Kesbangpol Buleleng, Nyoman Widiartha, di Ruang Rapat Kesbangpol Buleleng, Kamis (5/11). Kominfosanti Buleleng hadir melalui Kepala Bidang Pengelolaan dan Layanan Informasi Publik (PLIP), Gusde Mahardika, bersama instansi dan lembaga terkait.
SATYA DASI (Sistem Analisis Terpadu untuk Kewaspadaan dan Layanan Antisipatif berbasis Data Strategis Terintegrasi) dikembangkan sebagai sistem pengelolaan informasi strategis yang mengintegrasikan berbagai sumber data guna mendeteksi potensi kerawanan sejak dini serta mendukung pengambilan keputusan pemerintah daerah secara cepat dan tepat.
Kaban Widiartha menjelaskan, integrasi data menjadi kebutuhan penting mengingat informasi strategis selama ini masih tersebar di berbagai bidang dan instansi. Melalui SATYA DASI, proses pengumpulan, analisis, hingga penyusunan rekomendasi diharapkan dapat berjalan lebih efektif dan terarah.
Inovasi ini mencakup tahapan pengumpulan data, analisis, peringatan dini (early warning), penyusunan rekomendasi, pengambilan keputusan, respons, hingga evaluasi. Selain pengembangan sistem, SATYA DASI juga mendorong penguatan tata kelola, integrasi data, peningkatan kapasitas sumber daya manusia, serta koordinasi lintas instansi.
Keterlibatan Kominfosanti Buleleng dalam FKDM menjadi bagian dari dukungan terhadap penguatan koordinasi dan pertukaran informasi antarlembaga. Sinergi ini diharapkan dapat membantu pemerintah daerah membangun sistem kewaspadaan yang lebih responsif terhadap berbagai dinamika dan potensi kerawanan di masyarakat.