Dinas Komunikasi, Informatika, Persandian, dan Statistik (Kominfosanti) Kabupaten Buleleng menyelenggarakan Pelatihan dan Sertifikasi Content Creator Internal selama dua hari, pada 23–24 Oktober 2026.
Kegiatan ini diikuti oleh perwakilan dari masing-masing bidang dan sekretariat di lingkungan Dinas Kominfosanti. Pelatihan tersebut bertujuan untuk meningkatkan kompetensi sumber daya manusia (SDM), khususnya dalam pembuatan konten digital yang kreatif, informatif, dan menarik guna mendukung penyebarluasan informasi kepada masyarakat.
Kepala Dinas Kominfosanti, Made Suharta, dalam sambutannya berharap seluruh peserta dapat memahami materi yang diberikan dan menerapkannya secara optimal dalam pelaksanaan tugas sehari-hari.
Ia menekankan pentingnya peningkatan keterampilan dalam pembuatan konten digital sebagai salah satu upaya mendukung penyampaian informasi publik yang lebih efektif dan sesuai dengan perkembangan teknologi komunikasi.
Materi pelatihan disampaikan oleh Faisal Hariz Hidayatullah dari Inixindo Surabaya dengan fokus pada penggunaan dua aplikasi utama, yakni Canva dan CapCut. Aplikasi Canva dimanfaatkan untuk pembuatan desain visual, seperti infografis dan flyer, sedangkan CapCut digunakan untuk mengolah dan menyunting video konten sebagai media penyebarluasan informasi.
Selain memperoleh pemaparan materi, peserta juga diberikan kesempatan untuk melakukan praktik secara langsung menggunakan kedua aplikasi tersebut. Melalui praktik ini, peserta diharapkan mampu mengembangkan keterampilan teknis dalam menghasilkan konten digital yang berkualitas, mulai dari desain grafis hingga produksi video informasi.
Untuk mengukur pemahaman peserta terhadap materi yang disampaikan, pelatihan ini juga dilengkapi dengan pre-test dan post-test. Kedua evaluasi tersebut digunakan untuk mengetahui tingkat pemahaman peserta sebelum dan setelah mengikuti pelatihan.
Melalui kegiatan ini, Kominfosanti berharap terbentuknya SDM internal yang semakin kompeten dan adaptif dalam mengelola konten digital, sehingga mampu mendukung penguatan komunikasi publik serta penyampaian informasi pemerintahan yang lebih kreatif, efektif, dan mudah dipahami masyarakat.