Dinas Komunikasi, Informatika, Persandian dan Statistik
Beranda/Berita/Dinas Kominfosanti Buleleng Gelar FGD Penyusunan Register Risiko Strategis dan Operasional Tahun 2025
Dinas Kominfosanti Buleleng Gelar FGD Penyusunan Register Risiko Strategis dan Operasional Tahun 2025
Admin kominfosanti | 04 September 2025 | 122 kali
Dinas Komunikasi, Informatika, Persandian dan Statistik (Diskominfosanti) Kabupaten Buleleng menyelenggarakan Forum Group Discussion (FGD) Penyusunan Register Risiko Strategis dan Operasional Tahun 2025, bertempat di Ruang Rapat Diskominfosanti, Kamis (4/9).
Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Kepala Diskominfosanti Kabupaten Buleleng dan diikuti oleh Sekretaris Dinas, para Kepala Bidang, serta pejabat struktural dan staf terkait. FGD ini bertujuan untuk mengidentifikasi potensi risiko yang dapat memengaruhi pencapaian tujuan organisasi serta menyusun langkah mitigasi melalui Rencana Tindak Pengendalian (RTP) sesuai amanat Peraturan Bupati Buleleng Nomor 66 Tahun 2023 tentang Pedoman Pengelolaan Risiko.
Dalam arahannya, Kepala Diskominfosanti menegaskan bahwa penyusunan register risiko bukan sekadar pemenuhan administrasi, tetapi menjadi instrumen penting dalam menjaga kualitas kinerja dan pelayanan publik. “Setiap program dan kegiatan memiliki potensi risiko. Dengan adanya register risiko, kita bisa mengantisipasi sejak awal agar tidak mengganggu capaian target yang sudah ditetapkan,” ujarnya.
Melalui diskusi kelompok, setiap bidang menyampaikan identifikasi risiko sesuai tupoksi masing-masing.
Hasil FGD akan dikompilasi oleh tim sekretariat untuk kemudian disusun menjadi Draft Register Risiko Strategis dan Operasional Tahun 2025. Draft tersebut nantinya akan dibahas kembali dalam rapat finalisasi sebelum ditetapkan secara resmi.
Dengan adanya register risiko ini, Diskominfosanti Kabupaten Buleleng diharapkan mampu meningkatkan kualitas penerapan Sistem Pengendalian Intern Pemerintah (SPIP) serta memperkuat tata kelola pemerintahan yang bersih, efektif, dan berorientasi pada pelayanan publik berbasis digital.