Pemerintah Kabupaten Buleleng melalui Dinas Komunikasi, Informatika, Persandian, dan Statistik (Diskominfosanti) berkomitmen penuh mendukung perluasan akses informasi peluang kerja luar negeri bagi generasi muda. Hal tersebut ditegaskan dalam Rapat Koordinasi Penyebarluasan Informasi Program SMK Go Global yang diselenggarakan secara daring melalui *Zoom Meeting* pada Rabu (8/7).
Rapat yang diinisiasi oleh Balai Pelayanan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP3MI) Provinsi Bali ini diikuti oleh perwakilan Dinas Kominfo se-Provinsi Bali, Dinas Tenaga Kerja, Dinas Pendidikan, Balai Latihan Kerja, serta berbagai mitra vokasi di wilayah Bali. Pada kesempatan tersebut, Kepala Dinas Kominfosanti Kabupaten Buleleng diwakili oleh Pranata Humas Ahli Muda, Ketut Widiasa.
Program SMK Go Global sendiri merupakan terobosan strategis dari BP3MI Bali yang dirancang untuk meningkatkan kesiapan lulusan SMK maupun masyarakat umum guna memasuki pasar kerja internasional. Program ini berfokus pada penguatan kompetensi, sertifikasi keahlian, penguasaan bahasa asing, pemahaman budaya kerja di negara tujuan, hingga edukasi krusial mengenai tata cara migrasi yang aman dan prosedural.
Mengingat pentingnya program ini, BP3MI Bali mengharapkan sinergi dan dukungan penuh dari seluruh instansi, khususnya Dinas Komunikasi dan Informatika di tingkat daerah, untuk menjadi motor penggerak dalam menyebarluaskan informasi ini secara masif agar mampu menjangkau masyarakat hingga ke tingkat desa.
Merespons arahan tersebut, perwakilan Diskominfosanti Buleleng menyatakan kesiapannya untuk mengambil peran aktif. Sebagai tindak lanjut nyata, Diskominfosanti Kabupaten Buleleng akan mengoptimalkan seluruh kanal komunikasi resmi dan media informasi yang dikelola pemerintah daerah untuk memublikasikan materi program SMK Go Global. Langkah ini diambil guna memastikan masyarakat Buleleng, khususnya para lulusan muda, mendapatkan akses informasi yang valid, transparan, dan terpercaya mengenai peluang karir global yang aman.
Selain pemanfaatan media, Diskominfosanti juga akan terus membangun koordinasi yang intensif bersama BP3MI Bali guna menyinergikan strategi diseminasi informasi ke depan, sehingga kolaborasi antarperangkat daerah, lembaga pelatihan, dan dunia pendidikan dapat berjalan beriringan demi peningkatan kualitas dan pelindungan optimal bagi calon Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal Buleleng.