Pemerintah Kabupaten Buleleng menegaskan komitmennya dalam memperkuat tata kelola sampah berbasis desa. Komitmen ini diwujudkan melalui pembukaan Bimbingan Teknis (Bimtek) Pengelolaan Sampah bagi Desa dan Kelurahan se-Kabupaten Buleleng yang dipusatkan di Rumah Plastik Mandiri, Desa Petandakan, Rabu (18/2).
Acara ini dihadiri langsung oleh Bupati Buleleng, Nyoman Sutjidra, didampingi Wakil Bupati Gede Supriatna, unsur pimpinan DPRD, perwakilan Polres Buleleng, Kodim 1609 Buleleng, serta Kejari Singaraja. Turut hadir Kepala Dinas Kominfosanti Buleleng, Made Suharta, bersama jajaran pimpinan OPD terkait.
Dalam arahannya, Bupati Nyoman Sutjidra menyatakan optimismenya bahwa seluruh desa dan kelurahan di Buleleng mampu mengelola sampah secara mandiri dan berkelanjutan. Beliau menekankan bahwa penguatan tata kelola sampah langsung dari sumbernya merupakan solusi paling efektif untuk mengatasi persoalan lingkungan di Buleleng.
"Semangat kita adalah 'Desaku Bersih Tanpa Mengotori Desa Lain'. Ini harus menjadi komitmen bersama agar setiap desa mampu bertanggung jawab penuh terhadap sampahnya sendiri," tegas Bupati Sutjidra.
Bimtek yang diinisiasi oleh Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Buleleng ini berlangsung selama tiga hari dan diikuti oleh 177 peserta yang berasal dari 58 desa serta 9 kelurahan. Fokus utama kegiatan ini adalah meningkatkan pemahaman manajerial serta keterampilan teknis dalam mengolah sampah dari hulu hingga ke hilir.
Melalui pelatihan intensif ini, diharapkan desa dan kelurahan di Kabupaten Buleleng semakin berdaya dalam menciptakan sistem pengelolaan sampah yang mandiri, sekaligus menjadi pilar utama dalam mewujudkan lingkungan yang bersih, sehat, dan berkelanjutan bagi masyarakat luas.