Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Buleleng menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) guna membahas langkah-langkah persiapan awal perluasan pelaksanaan Piloting Digitalisasi Bantuan Sosial (Bansos). Pertemuan ini menjadi bukti keseriusan pemerintah daerah dalam mempercepat transformasi digital di sektor pelayanan sosial.
Rapat yang berlangsung pada Jumat (13/2) di Ruang Rapat Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Kabupaten Buleleng ini dibuka langsung oleh Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Putu Ariadi Pribadi. Turut hadir Sekretaris Dinas Komunikasi, Informatika, Persandian, dan Statistik (Diskominfosanti) Buleleng, Made Hadi Saputra, sebagai bentuk dukungan teknis terhadap program tersebut.
Kegiatan ini melibatkan berbagai perangkat daerah terkait untuk membedah kesiapan teknis maupun administratif. Beberapa poin strategis yang menjadi fokus pembahasan meliputi pemutakhiran dan integrasi data penerima manfaat, kesiapan infrastruktur teknologi informasi, mekanisme pengawasan, serta strategi edukasi dan sosialisasi kepada masyarakat.
Dalam arahannya, ditekankan bahwa keberhasilan digitalisasi ini sangat bergantung pada kolaborasi lintas perangkat daerah. Sistem digital yang dibangun harus mampu berjalan secara optimal, aman, dan akuntabel. Selain aspek teknologi, peningkatan kapasitas Sumber Daya Manusia (SDM) juga menjadi prioritas agar pengoperasian sistem dapat berkelanjutan.
Kehadiran Diskominfosanti Buleleng merupakan komitmen dalam memperkuat sistem berbasis teknologi, terutama melalui optimalisasi media sosial dan situs web resmi sebagai sarana transparansi informasi.
Melalui rapat persiapan ini, Pemkab Buleleng menegaskan kesiapannya untuk memperluas jangkauan digitalisasi bansos. Langkah nyata ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas pelayanan publik serta mewujudkan tata kelola pemerintahan yang lebih adaptif, transparan, dan tepat sasaran bagi masyarakat Buleleng.