Dinas Komunikasi, Informatika, Persandian dan Statistik (Diskominfosanti) Kabupaten Buleleng mengikuti kegiatan Sosialisasi Perlindungan Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) yang diselenggarakan secara daring pada Selasa (1/7). Dalam kegiatan tersebut, Kepala Bidang Persandian dan Statistik, Komang Ery Marta Pariata, mewakili kegiatan.
Kegiatan yang menghadirkan narasumber dari Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) ini membahas kebijakan berbagi pakai Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN), tata kelola aset Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK), serta penguatan aspek keamanan informasi dalam implementasi berbagi data.
Sosialisasi dibuka oleh Kepala Bidang Persandian Diskominfos Provinsi Bali, I Putu Sundika, ST., MT., dilanjutkan sambutan Direktur Keamanan Siber dan Sandi Pemerintah Daerah BSSN, Danang Jaya, S.Si., M.Kom., serta pemaparan materi oleh Sandiman Ahli Madya BSSN, M. Ismu Hadi, bertajuk "Sudah Amankah Proses Berbagipakai Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) di Lingkungan Kerja Anda?".
Melalui kegiatan ini, peserta memperoleh pemahaman mengenai pentingnya pengelolaan dan pemanfaatan DTSEN secara aman, terintegrasi, dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku. DTSEN diharapkan menjadi landasan dalam mengevaluasi kondisi sosial ekonomi masyarakat secara berkelanjutan sekaligus mendukung penyusunan kebijakan yang lebih tepat sasaran, baik di tingkat pusat maupun daerah.
Dalam pemaparannya, Danang Jaya menegaskan bahwa seluruh aset TIK di lingkungan pemerintah daerah perlu dikelola secara optimal sebagai bagian dari tata kelola keamanan informasi. Sementara itu, M. Ismu Hadi menjelaskan bahwa implementasi DTSEN harus dilakukan melalui mekanisme berbagi pakai data yang mengedepankan aspek keamanan, transparansi, dan kepatuhan terhadap regulasi. Bidang Persandian memiliki peran penting dalam menjaga keamanan informasi, melindungi data pemerintah, serta mendukung penyelenggaraan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) yang aman, andal, dan terpercaya.
Keikutsertaan Diskominfosanti Kabupaten Buleleng dalam kegiatan ini menjadi wujud komitmen pemerintah daerah untuk terus meningkatkan kapasitas sumber daya manusia di bidang persandian dan keamanan informasi, sekaligus memperkuat sinergi dengan pemerintah pusat dalam mewujudkan tata kelola data yang aman, akurat, dan terintegrasi guna mendukung pelayanan publik yang semakin berkualitas.