Pada Selasa, 25/2 bertempat di Studio 2 Radio Nuansa Giri, Catus Pata Singaraja, Kepala Dinas Kominfosanti Ketut Suwarmawan dan Kabid Persandian Komang Ery Marta menghadiri undangan “Dialog Interaktif dengan topik Membangun Kesadaran dan Proteksi Data di Era Digital” bersama host Metariawan.
Pada kesempatan itu Kadis Ketut Suwarmawan menerangkan ancaman dan tantangan dari pesatnya perkembangan teknologi seperti AI atau kecerdasan buatan yang bisa menunjang kehidupan sebagai pencari dan pengolah informasi yang kita butuhkan, namun jika dilakukan secara positif tentu akan memberi kita kemudahan, namun jika negatif akan merugikan diri kita dan orang lain.
Membicarakan keamanan data, ungkap Kadis Suwarmawan, pihaknya bertindak tentu dengan rujukan regulasi sebagai payung hukum, berkolaborasi dengan Badan Siber Sandi Negara (BSSN) di pusat terkait sertifikat elektronik keamanan data surat, sosialisasi kepada seluruh OPD dan masyarakat akan literasi dan keamanan data.
Sementara itu Kabid Santi, Komang Ery Martha, menerangkan empat pilar literasi digital adalah digital skills, digital culture, digital ethics, dan digital safety. Keempat pilar ini penting untuk memahami dan menggunakan teknologi digital secara bertanggung jawab.
“Digital skills mampu mengoperasikan perangkat digital seperti software dan hardware, digital ethics yaitu memahami etika interaksi di dunia digital dengan tidak melakukan siber bullying, menghargai privasi sesama, kemudian digital culture atau budaya mampu beradaptasi berpartisipasi pada ekosistem digital, paling akhir yang sangat penting adalah digital safety atau keamanan ruang digital membangun kesadaran dalam menerima informasi dengan berbagai modus seperti yang sering kita jumpai di WA atau medsos,”tutupnya.