(0362) 21146
kominfosanti@bulelengkab.go.id
Dinas Komunikasi, Informatika, Persandian dan Statistik

Diskominfosanti Buleleng Gelar Rapat Koordinasi Website Perangkat Daerah

Admin kominfosanti | 10 Februari 2026 | 39 kali

Menindaklanjuti perubahan susunan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Buleleng yang diikuti dengan penyesuaian pada website resmi perangkat daerah, Dinas Komunikasi, Informatika, Persandian dan Statistik (Diskominfosanti) Kabupaten Buleleng menggelar Rapat Koordinasi Website Perangkat Daerah. Kegiatan ini berlangsung di Ruang Laboratorium Komputer Diskominfosanti pada Selasa (10/2).

 

Rapat koordinasi tersebut dipimpin langsung oleh Kepala Bidang Tata Kelola dan Sumber Daya Manusia Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) Diskominfosanti Kabupaten Buleleng, Ngakan Gde Dwi Dharma Yudha, SE, M.A.P., didampingi oleh Pranata Komputer, I Putu Agus Suryawan, SE.

 

Rakor website perangkat daerah ini dihadiri oleh pengelola website resmi dari tujuh perangkat daerah yang mengalami perubahan susunan organisasi, yaitu:

·         Badan Pendapatan Daerah

·         Badan Keuangan dan Aset Daerah

·         Dinas Kebudayaan dan Pariwisata

·         Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan dan Kawasan Permukiman

·         Dinas Pertanian, Ketahanan Pangan dan Perikanan

·         Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak

·         Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana.

 

Melalui rapat koordinasi ini, Diskominfosanti Kabupaten Buleleng menegaskan pentingnya kesesuaian antara struktur organisasi pada website resmi perangkat daerah agar selaras dengan regulasi dan mendukung keterbukaan informasi publik. Selain itu, kegiatan ini juga bertujuan untuk menyamakan pemahaman teknis pengelolaan website agar informasi yang disajikan akurat, mutakhir, dan mudah diakses oleh masyarakat.


Diskominfosanti Kabupaten Buleleng berharap, dengan adanya koordinasi ini, pengelolaan website perangkat daerah dapat berjalan lebih optimal sebagai sarana informasi dan layanan publik berbasis digital.