Sekretaris Daerah Kabupaten Buleleng, Gede Suyasa menegaskan pentingnya validasi data perlindungan sosial melalui penerapan Portal Perlinsos guna memastikan bantuan sosial benar-benar diterima masyarakat yang berhak. Hal tersebut disampaikan saat membuka Bimbingan Teknis (Bimtek) penerapan aplikasi Portal Perlinsos sekaligus melaunching inovasi “BESTIE Buleleng” yang digagas Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kabupaten Buleleng bertempat di Gedung Kesenian Gede Manik, Selasa (12/5).
Kegiatan tersebut turut dihadiri Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Persandian, dan Statistik Kabupaten Buleleng, Made Suharta sebagai bentuk dukungan terhadap penguatan transformasi digital pelayanan sosial di Kabupaten Buleleng.
Menurut Sekda Suyasa, digitalisasi data melalui Portal Perlinsos menjadi langkah strategis Pemerintah Kabupaten Buleleng dalam membangun sistem bantuan sosial yang lebih akurat, transparan, dan tepat sasaran. Melalui aplikasi tersebut, seluruh data masyarakat kategori desil 1 sampai desil 5 akan diverifikasi berbasis Nomor Induk Kependudukan (NIK).
Pihaknya menjelaskan saat ini terdapat sekitar 103 ribu kepala keluarga di Kabupaten Buleleng yang masuk kategori desil 1 hingga desil 5 dan memerlukan proses verifikasi melalui sistem aplikasi. Dalam proses tersebut, Agen Perlinsos yang telah mendapatkan Bimtek akan membantu masyarakat melakukan penginputan data.
Lebih lanjut disampaikan, sistem ini juga menjadi solusi untuk meminimalisir persoalan kecemburuan sosial di masyarakat akibat penerima bantuan yang dinilai tidak sesuai kondisi ekonomi sebenarnya.
Pihaknya juga menegaskan masyarakat yang sebelumnya menerima bantuan namun tidak lagi memenuhi kriteria desil penerima akan dikeluarkan dari data penerima bantuan sosial. Sebaliknya, masyarakat yang secara nyata membutuhkan namun belum masuk data tetap dapat diusulkan kembali melalui mekanisme penginputan NIK oleh Agen Perlinsos.
Pada kesempatan yang sama, Kepala Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kabupaten Buleleng, I Putu Kariaman Putra menyampaikan pelaksanaan Bimtek bertujuan meningkatkan kapasitas Agen Perlinsos dalam penggunaan Portal Perlinsos guna mendukung implementasi digitalisasi bantuan sosial di Kabupaten Buleleng.
Selain memperkuat akurasi data penerima bantuan sosial dan transparansi pelayanan sosial, pihaknya juga melaunching inovasi Bersama Edukasi Sebaya, Tumbuhkan Inspirasi dan Empati (BESTIE) Buleleng sebagai upaya pencegahan kekerasan terhadap anak.