Pemerintah Kabupaten Buleleng terus mendorong penguatan ekosistem kewirausahaan dan pengembangan potensi ekonomi daerah melalui kolaborasi bersama Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI). Dukungan tersebut disampaikan Wakil Bupati Buleleng, Gede Supriatna saat membuka Rapat Kerja Cabang (Rakercab) BPC HIPMI Buleleng masa bakti 2026–2029, Kamis (29/10).
Kegiatan tersebut turut dihadiri Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Persandian, dan Statistik (Kominfosanti) Kabupaten Buleleng, Made Suharta, bersama sejumlah undangan dari unsur pemerintah daerah, dunia usaha, dan lembaga pendidikan.
Rakercab ini dirangkaikan dengan pelantikan pengurus HIPMI Perguruan Tinggi Institut Agama Hindu Negeri (IAHN) Mpu Kuturan yang untuk pertama kalinya dilaksanakan, penandatanganan kerja sama dengan Dinas Perdagangan, Perindustrian, Koperasi, dan UKM Kabupaten Buleleng, serta penandatanganan nota kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) dengan SMAN Bali Mandara.
Dalam sambutannya, Wakil Bupati Gede Supriatna menyampaikan apresiasi atas komitmen HIPMI dalam mendorong pertumbuhan kewirausahaan, memperkuat jejaring usaha, serta melahirkan pengusaha muda yang inovatif, mandiri, dan berdaya saing. Menurutnya, sinergi antara pemerintah daerah, dunia usaha, dan lembaga pendidikan memiliki peran penting dalam memperkuat perekonomian daerah.
Ia mengajak seluruh pengurus dan anggota HIPMI untuk terus meningkatkan profesionalisme, memperluas kolaborasi, serta berperan aktif sebagai mitra pemerintah dalam mengembangkan potensi ekonomi Kabupaten Buleleng.
Selain itu, penanaman jiwa kewirausahaan sejak dini juga menjadi perhatian, khususnya melalui pembentukan HIPMI Perguruan Tinggi IAHN Mpu Kuturan dan kerja sama dengan SMAN Bali Mandara. Melalui langkah tersebut, mahasiswa dan siswa diharapkan tidak hanya dipersiapkan untuk memasuki dunia kerja, tetapi juga memiliki keberanian untuk menciptakan peluang usaha dan membuka lapangan kerja bagi masyarakat.
Pemerintah Kabupaten Buleleng berharap kerja sama dengan HIPMI dapat diwujudkan melalui program konkret, seperti pelatihan kewirausahaan, pendampingan usaha, pengembangan pemasaran digital, perluasan akses pasar, serta penguatan kemitraan bisnis. Berbagai upaya tersebut diharapkan mampu meningkatkan kapasitas pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) sekaligus memperkuat daya saing produk lokal.
Sementara itu, Ketua Umum BPC HIPMI Buleleng, I Gusti Agung Ratih Krisnandari Putri, menyampaikan bahwa pelantikan HIPMI Perguruan Tinggi IAHN Mpu Kuturan merupakan langkah penting untuk memperluas pengenalan dunia usaha di lingkungan pendidikan.
Ia berharap ide-ide kreatif mahasiswa dan siswa dapat dikembangkan menjadi usaha nyata melalui pendampingan, kolaborasi, serta perluasan jejaring bisnis. Generasi muda juga diharapkan semakin berani berinovasi, mampu melihat peluang usaha, dan menciptakan lapangan kerja.
Lebih lanjut, Rakercab HIPMI Buleleng Masa Bakti 2026–2029 menjadi momentum untuk merumuskan program kerja yang adaptif terhadap perkembangan dunia usaha sekaligus memperkuat kemitraan dengan pemerintah daerah dan lembaga pendidikan.
Kabupaten Buleleng memiliki potensi ekonomi yang beragam, mulai dari sektor pertanian, perkebunan, perikanan, perdagangan, industri pengolahan, pariwisata, hingga ekonomi kreatif.Melalui sinergi pemerintah daerah, HIPMI, dan lembaga pendidikan, potensi tersebut diharapkan dapat dikembangkan menjadi peluang usaha produktif yang mampu membuka lapangan kerja, meningkatkan daya saing UMKM, serta mendorong pertumbuhan ekonomi daerah secara berkelanjutan.