Pemerintah Kabupaten Buleleng menggelar rapat koordinasi persiapan materi Buleleng Digital Expo (BDE) 2026, serangkaian pelaksanaan Buleleng Festival (Bulfest) 2026. Rapat yang berlangsung di Ruang Rapat Buleleng Command Center (BBC) Dinas Kominfosanti Kabupaten Buleleng, Selasa (11/8), dipimpin oleh Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Kabupaten Buleleng, Putu Ariadi Pribadi, didampingi Kepala Dinas Kominfosanti Kabupaten Buleleng, Made Suharta.
Dalam rapat tersebut dibahas berbagai persiapan materi dan konsep pelaksanaan BDE 2026 yang akan digelar di Ruang Terbuka Hijau (RTH) Rumah Jabatan Bupati Buleleng sebagai salah satu rangkaian Bulfest 2026. Kadis Suharta, menyampaikan bahwa pelaksanaan BDE 2026 menjadi ruang untuk memperkenalkan berbagai inovasi dan pemanfaatan teknologi digital yang berkembang di Kabupaten Buleleng.
Lebih lanjut disampaikan, BDE 2026 tidak hanya menjadi ajang pameran inovasi, tetapi juga menghadirkan ruang edukasi dan literasi bagi masyarakat. Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM di Bali direncanakan turut hadir untuk memberikan literasi sekaligus konsultasi terkait Hak Kekayaan Intelektual (HKI).
Sementara itu, keterlibatan sekolah dan perguruan tinggi akan diarahkan pada penampilan berbagai inovasi hasil karya dan kreativitas peserta didik. Hal tersebut diharapkan dapat memberikan ruang apresiasi sekaligus memperkenalkan potensi inovasi generasi muda Buleleng kepada masyarakat.
Untuk memperkuat pengalaman pengunjung, penyelenggara juga menyiapkan konsep visual berupa leveling area dan videotron yang akan digunakan untuk menampilkan berbagai materi dan informasi secara lebih menarik dan interaktif.
Rapat koordinasi tersebut turut dihadiri Kepala BRIDA Kabupaten Buleleng, perwakilan Persit Kodim Buleleng, perwakilan Bhayangkari Polres Buleleng, perwakilan TP PKK Kabupaten Buleleng, serta perwakilan Dharma Wanita Persatuan (DWP) Pengadilan Negeri Singaraja.
Melalui BDE 2026, Pemerintah Kabupaten Buleleng diharapkan dapat menghadirkan ruang kolaborasi yang mempertemukan pemerintah, dunia pendidikan, instansi, organisasi masyarakat, komunitas digital, serta masyarakat dalam mendorong pemanfaatan teknologi dan inovasi untuk mendukung transformasi digital di Kabupaten Buleleng.