Perencanaan Ahli Muda Dinas Kominfosanti Kabupaten Buleleng, Fransiskus Asis Wawan Triyudawanto menghadiri Rapat Konsolidasi Pengadaan Barang dan Jasa Pemerintah yang diselenggarakan oleh Bagian Pengadaan Barang dan Jasa (PBJ) Sekretariat Daerah Kabupaten Buleleng, Rabu (26/8), bertempat di Ruang Rapat BKAD Kabupaten Buleleng. Rapat dipimpin oleh Kepala Bagian PBJ Setda Kabupaten Buleleng, I Made Suwitra Yadnya, ST.
Rapat tersebut membahas persiapan dan strategi konsolidasi pengadaan barang dan jasa pemerintah sebagai bagian dari upaya meningkatkan efektivitas, efisiensi, transparansi, serta akuntabilitas proses pengadaan di lingkungan Pemerintah Kabupaten Buleleng.
Dalam rapat disampaikan bahwa sesuai dengan Monitoring Center for Prevention (MCP) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), beberapa jenis pengadaan barang dan jasa, khususnya alat tulis kantor (ATK) dan tinta, obat-obatan, serta bahan bangunan, perlu dilakukan secara terkonsolidasi.
Khusus untuk pengadaan ATK dan tinta, pengadaan akan dilakukan secara terpusat melalui Sekretariat. Oleh karena itu, bidang-bidang yang masih menganggarkan kebutuhan ATK dan tinta pada subkegiatan masing-masing diminta untuk melakukan penyesuaian pada anggaran perubahan tahun 2026. Selanjutnya, mulai tahun anggaran 2027, pengadaan ATK dan tinta diharapkan telah terkonsolidasi sejak tahap penyusunan anggaran induk.
Sebagai persiapan pelaksanaan konsolidasi pengadaan tahun 2027, masing-masing perangkat daerah diminta untuk menyampaikan data kebutuhan ATK dan tinta beserta informasi rekanan atau mitra melalui Google Spreadsheet. Data tersebut akan menjadi bahan dalam proses konsolidasi pengadaan.
Konsolidasi nantinya diarahkan pada penetapan harga satuan dan rekanan atau mitra yang menyepakati harga tersebut. Dengan mekanisme ini, diharapkan setiap item ATK dan tinta memiliki satu harga yang sama, dengan penyedia yang telah menyepakati harga tersebut dan tercantum pada e-Katalog.
Selain aspek pengadaan, setiap Organisasi Perangkat Daerah (OPD) juga diminta menyiapkan Standar Operasional Prosedur (SOP) terkait pembagian dan penyaluran ATK serta tinta kepada bidang-bidang yang membutuhkan. SOP tersebut diperlukan agar proses distribusi barang dapat berjalan tertib, transparan, dan sesuai dengan kebutuhan masing-masing bidang.
Melalui konsolidasi pengadaan ini, Pemerintah Kabupaten Buleleng mendorong pengelolaan belanja barang dan jasa yang lebih terencana dan efisien, sekaligus memperkuat tata kelola pengadaan yang transparan dan akuntabel.